Social Items


Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Desa Kemadang kecamatan Tanjungsari kabupaten Gunungkidul dinyatakan juara pertama dalam lomba desa tingkat kabupaten Gunungkidul. Disusul oleh desa Bejiharjo kecamatan Karangmojo juara kedua dan Desa Bendung kecamatan Semin juara tiga.

Demikian perolehan urutan angka atau rangking satu sampai 18 perwakilan dari 144 desa yang diambil 18 mewakili kecamatan yang ada di pemerintah kabupaten Gunungkidul. Demikian kejuaraan yang diperoleh peserta bila diurutkan dari nomor kecil.

Sementara juara satu dari belakang adalah desa Watugajah kecamatan Gedangsari juara angka terbanyak yaitu 18. Disusul juara 17 yaitu desa Natah kecamatan Nglipar. Disusul desa Dadapayu kecamatan Semanu juara 16. Walaupun begitu rata-rata mereka peserta lomba seperti diucapkan oleh kades, hal itu tidak mencari nomor.

Sehingga dari sebanyak 144 desa di gunungkidul melalui perwakilan 18 kecamatan, ditetapkan oleh tim penilai bahwa desa Kemadang juara pertama. Sehingga segera mengikuti lomba tingkat propinsi yang diikuti oleh empat kabupaten satu kota di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bagi desa Kemadang karena menyandang juara pertama segera berbenah diri untuk lomba propinsi. Namun bagi H Sutono dan perangkat desa Kemadang beserta warga masyarakat dan tokoh agama tidak terasa kaget. Karena tentang kejuaraan itu bagi desa Kemadang yang merupakan desa mandiri sudah sering lomba dan sering meraih nomor kecil.

Diakui oleh H Sutono bahwa warga masyarakat sudah dididik sejak lama menanggapi tentang kemajuan pembangunan di wilayahnya. Sehingga bila diajak bergotong royong walaupun tidak menyambut lomba, bagi warga Kemadang siap dan tegap untuk serius kerja bakti bersama.

Hidup disiplin dan dinamis dalam segala hal bagi warga masyarakat desa Kemadang terasa sudah jadi sikap hidup sehari-hari. Oleh karena itu, walau terdengar kabar lomba desa bagi Kemadang meraih juara pertama, tetapi bagi warga masyarakat tidak kaget lagi. “Bagi kami dan warga masyarakat terasa biasa,” ungkap Sutono.

H Sutono yang mempunyai Restoran Sepanjang Indah terletak di Pantai Sepanjang Gunungkidul sisi selatan itu memang selalu dinamis dalam segala hal. Kehidupan serius dalam sikap hidupnya telah terpola dalam benaknya untuk mensiasati semua pekerjaan yang diadapinya. Sehingga menghadapi lomba ibaratnya telah lekat dengan jiwa mereka. (Sab)

Desa Kemadang Juara Pertama Lomba Desa 2018

Cakrawala Online

Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Desa Kemadang kecamatan Tanjungsari kabupaten Gunungkidul dinyatakan juara pertama dalam lomba desa tingkat kabupaten Gunungkidul. Disusul oleh desa Bejiharjo kecamatan Karangmojo juara kedua dan Desa Bendung kecamatan Semin juara tiga.

Demikian perolehan urutan angka atau rangking satu sampai 18 perwakilan dari 144 desa yang diambil 18 mewakili kecamatan yang ada di pemerintah kabupaten Gunungkidul. Demikian kejuaraan yang diperoleh peserta bila diurutkan dari nomor kecil.

Sementara juara satu dari belakang adalah desa Watugajah kecamatan Gedangsari juara angka terbanyak yaitu 18. Disusul juara 17 yaitu desa Natah kecamatan Nglipar. Disusul desa Dadapayu kecamatan Semanu juara 16. Walaupun begitu rata-rata mereka peserta lomba seperti diucapkan oleh kades, hal itu tidak mencari nomor.

Sehingga dari sebanyak 144 desa di gunungkidul melalui perwakilan 18 kecamatan, ditetapkan oleh tim penilai bahwa desa Kemadang juara pertama. Sehingga segera mengikuti lomba tingkat propinsi yang diikuti oleh empat kabupaten satu kota di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bagi desa Kemadang karena menyandang juara pertama segera berbenah diri untuk lomba propinsi. Namun bagi H Sutono dan perangkat desa Kemadang beserta warga masyarakat dan tokoh agama tidak terasa kaget. Karena tentang kejuaraan itu bagi desa Kemadang yang merupakan desa mandiri sudah sering lomba dan sering meraih nomor kecil.

Diakui oleh H Sutono bahwa warga masyarakat sudah dididik sejak lama menanggapi tentang kemajuan pembangunan di wilayahnya. Sehingga bila diajak bergotong royong walaupun tidak menyambut lomba, bagi warga Kemadang siap dan tegap untuk serius kerja bakti bersama.

Hidup disiplin dan dinamis dalam segala hal bagi warga masyarakat desa Kemadang terasa sudah jadi sikap hidup sehari-hari. Oleh karena itu, walau terdengar kabar lomba desa bagi Kemadang meraih juara pertama, tetapi bagi warga masyarakat tidak kaget lagi. “Bagi kami dan warga masyarakat terasa biasa,” ungkap Sutono.

H Sutono yang mempunyai Restoran Sepanjang Indah terletak di Pantai Sepanjang Gunungkidul sisi selatan itu memang selalu dinamis dalam segala hal. Kehidupan serius dalam sikap hidupnya telah terpola dalam benaknya untuk mensiasati semua pekerjaan yang diadapinya. Sehingga menghadapi lomba ibaratnya telah lekat dengan jiwa mereka. (Sab)

Tidak ada komentar