Social Items



Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline,  Desa Sambirejo termasuk desa mandiri pangan dan desa rintisan budaya. Oleh karena itu kini pihak pemerintah desa dan perangkat desa serta lembaga desa bersama tokoh masyarakat sedang kerja keras. Berupaya agar desa Sambirejo beserta warga masyarakat tercapai cita-citanya sesuai harapannya.


Demikian Yuliasih Dwi Martini kepala desa Sambirejo kecamatan Ngawen dalam paparannya tentang profil desa dihadapan tim penilai atau rombongan evaluasi perkembangan desa dari kabupaten Gunungkidul. Lomba desa Sambirejo ini berlangsung di wilayah desa atau di sampel yang dilombakan. Dipusatkan di balai desa upacara pembukaan, dilanjut sambutan ketua panitia, pemaparan tentang desa Sambirejo oleh kades.

Dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari Sudjoko S.Sos M.Si selaku ketua rombongan tim penilai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunungkidul.

Lomba desa ini digelar untuk putaran terakhir, yaitu pada hari Kamis Pahing 12-04-2018. Seperti tradisi dalam kesempatan itu rombongan tim evaluasi diajak berkeliling wilayah desa Sambirejo oleh kades didampingi tokoh masyarakat dan Karang Taruna Desa. Seperti menengok produk tobong genting di Sambeng, dilanjut ke sampel-sampel untuk menilai semua produk masyarakat desa yang telah dipersiapkan.

Rombongan tim penilai mengaku lelah dalam perjalanan karena yang dilombakan memang banyak. Lagi pula wilayah desa Sambirejo luas, sehingga lama dalam perjalanan untuk menilai lomba itu. “Namun bagi kami puas karena dapat melihat potensi warga masyarakat yang ada di wilayah desa Sambirejo,” ungkap Sujoko dalam acara itu.

Diungkapkan tentang harapan kedepan bagi warga masyarakat desa Sambirejo. Desa Sambirejo merupakan wilayah yang strategis, berada di pintu masuk ke Gunungkidul dari sisi Utara yaitu dari kabupaten Klaten. Memang terdapat dua pintu di sisi utara yaitu Jalan Sambeng naik masuk desa Sambirejo dan Jalan Jurangjero Bundelan naik masuk desa Jurangjero kecamatan Ngawen.

Desa Sambirejo menurut Sujoko punya prospek cerah di masa depan. Warga masyarakat harus mampu mensiasati keberadaan itu. Dalam pesannya berkait tentang kegotong royongan seperti gugur gunung, kerja bakti masyarakat harus tetap dipertahankan dan dilaksanakan. Itu semua merupakan kerja keras bersama warga masyarakat untuk mencapai kemakmuran dan keadilan hidup bermasyarakat hidup tentram dan damai. (Sab)

Desa Sambirejo Mandiri Pangan dan Rintisan Budaya

Cakrawala Online


Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline,  Desa Sambirejo termasuk desa mandiri pangan dan desa rintisan budaya. Oleh karena itu kini pihak pemerintah desa dan perangkat desa serta lembaga desa bersama tokoh masyarakat sedang kerja keras. Berupaya agar desa Sambirejo beserta warga masyarakat tercapai cita-citanya sesuai harapannya.


Demikian Yuliasih Dwi Martini kepala desa Sambirejo kecamatan Ngawen dalam paparannya tentang profil desa dihadapan tim penilai atau rombongan evaluasi perkembangan desa dari kabupaten Gunungkidul. Lomba desa Sambirejo ini berlangsung di wilayah desa atau di sampel yang dilombakan. Dipusatkan di balai desa upacara pembukaan, dilanjut sambutan ketua panitia, pemaparan tentang desa Sambirejo oleh kades.

Dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari Sudjoko S.Sos M.Si selaku ketua rombongan tim penilai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunungkidul.

Lomba desa ini digelar untuk putaran terakhir, yaitu pada hari Kamis Pahing 12-04-2018. Seperti tradisi dalam kesempatan itu rombongan tim evaluasi diajak berkeliling wilayah desa Sambirejo oleh kades didampingi tokoh masyarakat dan Karang Taruna Desa. Seperti menengok produk tobong genting di Sambeng, dilanjut ke sampel-sampel untuk menilai semua produk masyarakat desa yang telah dipersiapkan.

Rombongan tim penilai mengaku lelah dalam perjalanan karena yang dilombakan memang banyak. Lagi pula wilayah desa Sambirejo luas, sehingga lama dalam perjalanan untuk menilai lomba itu. “Namun bagi kami puas karena dapat melihat potensi warga masyarakat yang ada di wilayah desa Sambirejo,” ungkap Sujoko dalam acara itu.

Diungkapkan tentang harapan kedepan bagi warga masyarakat desa Sambirejo. Desa Sambirejo merupakan wilayah yang strategis, berada di pintu masuk ke Gunungkidul dari sisi Utara yaitu dari kabupaten Klaten. Memang terdapat dua pintu di sisi utara yaitu Jalan Sambeng naik masuk desa Sambirejo dan Jalan Jurangjero Bundelan naik masuk desa Jurangjero kecamatan Ngawen.

Desa Sambirejo menurut Sujoko punya prospek cerah di masa depan. Warga masyarakat harus mampu mensiasati keberadaan itu. Dalam pesannya berkait tentang kegotong royongan seperti gugur gunung, kerja bakti masyarakat harus tetap dipertahankan dan dilaksanakan. Itu semua merupakan kerja keras bersama warga masyarakat untuk mencapai kemakmuran dan keadilan hidup bermasyarakat hidup tentram dan damai. (Sab)

Tidak ada komentar