Social Items



Biro DIY, Sleman – Cakrawalaonline – HUT ke 70 Desa Caturtunggal ternyata menyita perhatian semua pihak, setidaknya warga desa Caturtunggal. Hal ini berkait dengan pagelaran pawai yang diikuti beberapa kelompok untuk memeriahkan Hari Jadi Caturtunggal ke 70 yang tepat diperingati 19 April 2018.

Tampil didepan bagi Laras seorang cewek manis putra dukuh Mrican dalam memeriahkan Pawai Budaya yang digelar Pemerintah Desa Caturtunggal Depok Sleman DIY pada Minggu tanggal 15 April 2018 sangat meriah.

Peserta kirap bermula dari halaman Hotel Ambarukmo ke timur dan balik kakan melewati jalan Solo ke barat dan belok kanan di jalan Gejayan keutara dan belok kanan ke timur menuju lapangan Realino seputar kampus Sanata Dharma Mrican Yogyakarta. Dimulai siang hari dari jam satu hingga jam tiga sore berakhir di lapangan Realino.

Setelah sampai di lapangan Realino, milik kampus Sanata Dharma Mrican, dihibur  berbagai kesenian karawitan dan Tari Gambyong Pareanom dari Sanggar Sri Panglaras. Sebanyak enam orang penari yaitu Sekar, April, Rohana, Irka, Dewi dan Wafa mempersembahkan Tari Gambyong Pareanom.

Dalam kesempatan itu Sekar mengaku puas dalam membawakan Tari Gambyong yang dimainkan dan ditonton oleh ribuan orang peserta kirap dan penonton seputar padukuhan Mrican desa Caturtunggal dan keluarga kampus Sanata Dharma, kampus Universitas Negeri Yogyakarta, UGM dan kampus lainnya.

Kirab menyambut Hari Jadi Desa Caturtunggal yang ke 70 yang tepat diperingati tanggal 19 April dengan upacara perangkat desa bertempat di lapangan Klebengan. Upacara ini mampu membuat puas perangkat desa beserta warga masyarakat desa Caturtunggal Depok.

Acara kirab diikuti beberapa kelompok, baik dari lembaga desa, perangkat desa, kelompok tokoh masyarakat, kelompok mahasiswa atau kampus, kelompok kesenian dan lainnya. Itu semua mampu membuat suasana meriah di perjalanan dari Ambarukmo menuju lapangan Realino dekat Balai desa Caturtunggal Depok Sleman. (Sab)

Laras Jadi Burung Dalam Pawai Caturtunggal

Cakrawala Online


Biro DIY, Sleman – Cakrawalaonline – HUT ke 70 Desa Caturtunggal ternyata menyita perhatian semua pihak, setidaknya warga desa Caturtunggal. Hal ini berkait dengan pagelaran pawai yang diikuti beberapa kelompok untuk memeriahkan Hari Jadi Caturtunggal ke 70 yang tepat diperingati 19 April 2018.

Tampil didepan bagi Laras seorang cewek manis putra dukuh Mrican dalam memeriahkan Pawai Budaya yang digelar Pemerintah Desa Caturtunggal Depok Sleman DIY pada Minggu tanggal 15 April 2018 sangat meriah.

Peserta kirap bermula dari halaman Hotel Ambarukmo ke timur dan balik kakan melewati jalan Solo ke barat dan belok kanan di jalan Gejayan keutara dan belok kanan ke timur menuju lapangan Realino seputar kampus Sanata Dharma Mrican Yogyakarta. Dimulai siang hari dari jam satu hingga jam tiga sore berakhir di lapangan Realino.

Setelah sampai di lapangan Realino, milik kampus Sanata Dharma Mrican, dihibur  berbagai kesenian karawitan dan Tari Gambyong Pareanom dari Sanggar Sri Panglaras. Sebanyak enam orang penari yaitu Sekar, April, Rohana, Irka, Dewi dan Wafa mempersembahkan Tari Gambyong Pareanom.

Dalam kesempatan itu Sekar mengaku puas dalam membawakan Tari Gambyong yang dimainkan dan ditonton oleh ribuan orang peserta kirap dan penonton seputar padukuhan Mrican desa Caturtunggal dan keluarga kampus Sanata Dharma, kampus Universitas Negeri Yogyakarta, UGM dan kampus lainnya.

Kirab menyambut Hari Jadi Desa Caturtunggal yang ke 70 yang tepat diperingati tanggal 19 April dengan upacara perangkat desa bertempat di lapangan Klebengan. Upacara ini mampu membuat puas perangkat desa beserta warga masyarakat desa Caturtunggal Depok.

Acara kirab diikuti beberapa kelompok, baik dari lembaga desa, perangkat desa, kelompok tokoh masyarakat, kelompok mahasiswa atau kampus, kelompok kesenian dan lainnya. Itu semua mampu membuat suasana meriah di perjalanan dari Ambarukmo menuju lapangan Realino dekat Balai desa Caturtunggal Depok Sleman. (Sab)

Tidak ada komentar