Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline, Telah terjadi kebakaran rumah milik Jatmiko (35) warga Dusun Padangan 03/05, Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, kemaren Minggu pagi (6/5). Kebakaran disebabkan oleh tungku api dapur yang lupa dimatikan. 

Berdasarkan keterangan Ramlan (73) seorang tetangga korban yang sempat menyaksikan kejadian tersebut, menuturkan bahwa Jatmiko dan istrinya meninggalkan rumah dan menuju ke sawah yang jaraknya sekira 1 Km, rumah milik korban seluruhnya berbahan kayu campuran (jati dan mahoni), saat itu sebelum meninggalkan rumah istri korban selesai memasak nasi dengan menggunakan sisa sisa abu gergaji kayu, namun tanpa sepengatuhan istri korban bara api sisa sisa pembakaran masih menyala dan percikan api tersebut merambat dan mengenai dinding rumah sebelah utara rumah bagian belakang yang digunakan untuk ruang dan sekaligus digunakan untuk memelihara lembu /sapi,  yang akhirnya api semakin membesar dan membakar rumah bagian belakang. 

Kejadian pertama kali diketahui oleh Suradi yang melihat adanya asap dan api, lalu saksi berteriak minta tolong dan di dengar oleh warga sekitar bersama dengan Ramelan yang berusaha membantu memadamkan api. Tak lama sekitar 25 menit kemudian mobil pemadam kebakaran unit wirosari tiba di TKP yang selanjutnya api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, korban ternak 2 ekor ( induk dan anaknya), Bentuk Rumah Paris ukuran 10 x 10 x 250, Atap dari genteng, kerangka dari kayu jati dan dinding dari papan kayu. 

Dalam kejadian tersebut Diperkirakan korban mengalami kerugian sekira Rp. 35.000.000,- Kejadian tersebut sudah ditangani perangkat desa dan Polsek Panunggalan. Ng-Tok

Akibat Sisa Abu Rumah Warga Panunggalan Ludes Terbakar Bersama 2 Ekor Sapinya

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline, Telah terjadi kebakaran rumah milik Jatmiko (35) warga Dusun Padangan 03/05, Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, kemaren Minggu pagi (6/5). Kebakaran disebabkan oleh tungku api dapur yang lupa dimatikan. 

Berdasarkan keterangan Ramlan (73) seorang tetangga korban yang sempat menyaksikan kejadian tersebut, menuturkan bahwa Jatmiko dan istrinya meninggalkan rumah dan menuju ke sawah yang jaraknya sekira 1 Km, rumah milik korban seluruhnya berbahan kayu campuran (jati dan mahoni), saat itu sebelum meninggalkan rumah istri korban selesai memasak nasi dengan menggunakan sisa sisa abu gergaji kayu, namun tanpa sepengatuhan istri korban bara api sisa sisa pembakaran masih menyala dan percikan api tersebut merambat dan mengenai dinding rumah sebelah utara rumah bagian belakang yang digunakan untuk ruang dan sekaligus digunakan untuk memelihara lembu /sapi,  yang akhirnya api semakin membesar dan membakar rumah bagian belakang. 

Kejadian pertama kali diketahui oleh Suradi yang melihat adanya asap dan api, lalu saksi berteriak minta tolong dan di dengar oleh warga sekitar bersama dengan Ramelan yang berusaha membantu memadamkan api. Tak lama sekitar 25 menit kemudian mobil pemadam kebakaran unit wirosari tiba di TKP yang selanjutnya api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, korban ternak 2 ekor ( induk dan anaknya), Bentuk Rumah Paris ukuran 10 x 10 x 250, Atap dari genteng, kerangka dari kayu jati dan dinding dari papan kayu. 

Dalam kejadian tersebut Diperkirakan korban mengalami kerugian sekira Rp. 35.000.000,- Kejadian tersebut sudah ditangani perangkat desa dan Polsek Panunggalan. Ng-Tok

Tidak ada komentar