Social Items


Pemalang - Cakrawalaonline, Sudah sejak lama minibus "ngetem" di pelataran sebelah Timur areal pasar pagi. Sehingga tempat tersebut kerap dibilang sebagai "Terminal Bayangan". Dan keberadaannya dikeluhkan pihak pasar pagi karena berdampak pada kebersihan dan ketertiban disekitar pasar. Kepala Pasar Pagi Kabupaten Pemalang, Watno menyayangkan sikap dari dinas perhubungan setempat yang terkesan tak peduli pada dampak yang ditimbulkan dengan adanya "Terminal Bayangan" itu. "Pihak dishub. hanya menarik retribusi bis saja, seharusnya kebersihan juga jadi tanggung jawab mereka...," Ujarnya. Watno mengaku dirinya sudah pernah menemui kepala terminal, namun menurutnya hingga sekarang tidak ada tindaklanjutnya. Saat ditemui cakrawalaonline, Kepala Terminal Penumpang I, Kholimin, membenarkan bahwa kepala pasar pagi pernah datang ke kantornya. "Tapi dia(Watno) ketika kesini tidak menyinggung soal itu(terminal bayangan)...," Kilahnya. Disinggung mengenai dampak keberadaan "Terminal Bayangan" terutama terhadap kebersihan pasar pagi, Kholimin berdalih bahwa hal ini disebabkan para sopir tidak mau masuk terminal resmi. "Memang seharusnya semua kendaraan umum seperti minibus dan lainnya masuk terminal...mungkin karena tidak ada sangsi sehingga mereka membandel...," Ucapnya sambil berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Slamet SBL

Keberadaan "Terminal Bayangan" Dikeluhkan Pihak Pasar Pagi...

Cakrawala Online

Pemalang - Cakrawalaonline, Sudah sejak lama minibus "ngetem" di pelataran sebelah Timur areal pasar pagi. Sehingga tempat tersebut kerap dibilang sebagai "Terminal Bayangan". Dan keberadaannya dikeluhkan pihak pasar pagi karena berdampak pada kebersihan dan ketertiban disekitar pasar. Kepala Pasar Pagi Kabupaten Pemalang, Watno menyayangkan sikap dari dinas perhubungan setempat yang terkesan tak peduli pada dampak yang ditimbulkan dengan adanya "Terminal Bayangan" itu. "Pihak dishub. hanya menarik retribusi bis saja, seharusnya kebersihan juga jadi tanggung jawab mereka...," Ujarnya. Watno mengaku dirinya sudah pernah menemui kepala terminal, namun menurutnya hingga sekarang tidak ada tindaklanjutnya. Saat ditemui cakrawalaonline, Kepala Terminal Penumpang I, Kholimin, membenarkan bahwa kepala pasar pagi pernah datang ke kantornya. "Tapi dia(Watno) ketika kesini tidak menyinggung soal itu(terminal bayangan)...," Kilahnya. Disinggung mengenai dampak keberadaan "Terminal Bayangan" terutama terhadap kebersihan pasar pagi, Kholimin berdalih bahwa hal ini disebabkan para sopir tidak mau masuk terminal resmi. "Memang seharusnya semua kendaraan umum seperti minibus dan lainnya masuk terminal...mungkin karena tidak ada sangsi sehingga mereka membandel...," Ucapnya sambil berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Slamet SBL

Tidak ada komentar