Social Items


Pemalang - Cakrawalaonline, Hilir mudiknya truk pengangkut tanah maupun material pada proyek pembangunan jalan tol berdampak pada rusaknya jalan yang tiap hari dilalui. Disamping jalan yg hancur, kini masyarakat terkena akibat dari urugan tanah yang menyebabkan debu bertebaran. 

Seperti yang terjadi di jalur Selatan dari Depan Pasar Paduraksa sampai depan kantor camat Pemalang, terlihat debu membumbung setiap ada kendaraan yang melintas terutama truk pengangkut material jalan tol. Pekatnya debu yang berterbangan membuat pengguna jalan sangat terganggu. Disamping pandangan menjadi terbatas karena paparan debu, bagi pengendara motor dan sepeda, mata bisa terkena debu, dan debu yang terhirup beresiko menimbulkan ISPA. Polusi debu ini sudah berlangsung sejak pembangunan jalan tol dilaksanakan.

 Camat Pemalang, Suhirman mengaku dirinya telah berulangkali memberitahu PT. WK selaku pelaksana pembangunan jalan tol mengenai permasalahan tersebut, namun menurut Suhirman tidak ada respon. 

"Akhirnya saya berinisiatif, jalan yang berdebu, disiram air dengan menggunakan mobil tangki milik PDAM dan Damkar... Soalnya saya kasihan masyarakat tiap hari terkena dampaknya...," Ujarnya pada Cakrawalaonline, hari ini Senin (7/5). 

Di lain pihak, baik PT.WK maupun JP selaku penanggung jawab proyek, sampai berita ini dimuat belum bisa ditemui. Slamet SBL

Polusi Debu Kian Mengancam Kesehatan Masyarakat. PT WK Cuek...

Cakrawala Online

Pemalang - Cakrawalaonline, Hilir mudiknya truk pengangkut tanah maupun material pada proyek pembangunan jalan tol berdampak pada rusaknya jalan yang tiap hari dilalui. Disamping jalan yg hancur, kini masyarakat terkena akibat dari urugan tanah yang menyebabkan debu bertebaran. 

Seperti yang terjadi di jalur Selatan dari Depan Pasar Paduraksa sampai depan kantor camat Pemalang, terlihat debu membumbung setiap ada kendaraan yang melintas terutama truk pengangkut material jalan tol. Pekatnya debu yang berterbangan membuat pengguna jalan sangat terganggu. Disamping pandangan menjadi terbatas karena paparan debu, bagi pengendara motor dan sepeda, mata bisa terkena debu, dan debu yang terhirup beresiko menimbulkan ISPA. Polusi debu ini sudah berlangsung sejak pembangunan jalan tol dilaksanakan.

 Camat Pemalang, Suhirman mengaku dirinya telah berulangkali memberitahu PT. WK selaku pelaksana pembangunan jalan tol mengenai permasalahan tersebut, namun menurut Suhirman tidak ada respon. 

"Akhirnya saya berinisiatif, jalan yang berdebu, disiram air dengan menggunakan mobil tangki milik PDAM dan Damkar... Soalnya saya kasihan masyarakat tiap hari terkena dampaknya...," Ujarnya pada Cakrawalaonline, hari ini Senin (7/5). 

Di lain pihak, baik PT.WK maupun JP selaku penanggung jawab proyek, sampai berita ini dimuat belum bisa ditemui. Slamet SBL

Tidak ada komentar