Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline. Toko 22 milik Law Mee Tjoe (80) yang terletak di Getasrejo Purwodadi Grobogan tadi pagi Sabtu (23/6) dirampok oleh kawanan brandal yang beranggotakan 4 orang. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Cakrawala awal kejadian saat Partiyem (58 ) pembantu rumah tangga Lau Mee sekitar pukul 02 00 didatangi 4 orang tak dikenal. Tentu saja Partiyem tidak bisa berkutik saat para perampok tersebut menyekapnya dengan cara melakban mulut dan mengikat kaki, dalam keadaan seperti tamu tak diundang tersebut masih sempat meminta uang. 

Sedangkan tuan rumah Lauw Mee pemilik rumah sekitar pukul 02 00 mendengar suara gaduh di luar keluar kamar dan teriak kepada penjaga rumah, namun yang dipanggil sedang tidak ada ditempat. Tak ayal lagi keempat Perampok segera menyekap dan mengikat pemilih rumah dimasukkan kamar. 

Baru pada pagi harinya pukul 08.15 seorang karyawan toko 22 yang bernama Suwarno datang ke toko hendak bekerja, namun toko masih tutup dan yang bersangkutan berusaha menelpon pemilik toko. Namun tidak ada jawaban, padahal saat itu ada rombongan karyawan rokok Dunnhil yang biasa mengambil rokok untuk dipasarkan tidak bisa masuk, maka akhirnya salah satu karyawan masuk lewat belakang tenyata di dalam rumah pemilik rumah dan pembantunya ditemukan dalam keadaan kaki diikat dan mulut dilakban. 

Berdasarkan informasi saat karyawan mau masuk lewat belakang rumah ditemukan parang atau benda tajam. Kemudian kejadian ini dilaporkan ke Pos Pam Lebaran Getasrejo pada pukul 08.15 WIB. Maka aparat dari kepolisian segera ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Ng-Tok

Perampokan Sadis Toko 22 di Getasrejo Tadi Pagi, Mulut Tuan Rumah Disumpal Pakai Lakban

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline. Toko 22 milik Law Mee Tjoe (80) yang terletak di Getasrejo Purwodadi Grobogan tadi pagi Sabtu (23/6) dirampok oleh kawanan brandal yang beranggotakan 4 orang. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Cakrawala awal kejadian saat Partiyem (58 ) pembantu rumah tangga Lau Mee sekitar pukul 02 00 didatangi 4 orang tak dikenal. Tentu saja Partiyem tidak bisa berkutik saat para perampok tersebut menyekapnya dengan cara melakban mulut dan mengikat kaki, dalam keadaan seperti tamu tak diundang tersebut masih sempat meminta uang. 

Sedangkan tuan rumah Lauw Mee pemilik rumah sekitar pukul 02 00 mendengar suara gaduh di luar keluar kamar dan teriak kepada penjaga rumah, namun yang dipanggil sedang tidak ada ditempat. Tak ayal lagi keempat Perampok segera menyekap dan mengikat pemilih rumah dimasukkan kamar. 

Baru pada pagi harinya pukul 08.15 seorang karyawan toko 22 yang bernama Suwarno datang ke toko hendak bekerja, namun toko masih tutup dan yang bersangkutan berusaha menelpon pemilik toko. Namun tidak ada jawaban, padahal saat itu ada rombongan karyawan rokok Dunnhil yang biasa mengambil rokok untuk dipasarkan tidak bisa masuk, maka akhirnya salah satu karyawan masuk lewat belakang tenyata di dalam rumah pemilik rumah dan pembantunya ditemukan dalam keadaan kaki diikat dan mulut dilakban. 

Berdasarkan informasi saat karyawan mau masuk lewat belakang rumah ditemukan parang atau benda tajam. Kemudian kejadian ini dilaporkan ke Pos Pam Lebaran Getasrejo pada pukul 08.15 WIB. Maka aparat dari kepolisian segera ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Ng-Tok

Tidak ada komentar