Social Items


Malaysia, Kali ini kisah Syekh Puji kembali terulang. Saat itu Syekh Puji sempat bikin heboh, karena pernikahannya dengan gadis berusia 12 tahun Lutfiana Ulfa. Apa lagi pernikahan tidak lazim ini banyak dihujat oleh netizen karena geram. 

Yakni seorang pria berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. Kabar pernikahan yang cukup kontroversial ini awalnya datang dari sosok Syed Azmi. Syed adalah salah satu warga Malaysia yang berhasil mendapatkan informasi lengkap mengenai pernikahan ini. 

Syed Azmi berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. (World of Buzz) Awalnya, semua orang langsung merasa kaget ketika dua istri dari pria ini justru mendukung suaminya untuk menikah lagi. 

Namun perlahan, setelah melakukan investigasi, terkuaklah seperti apa cerita sebenarnya dari pernikahan ini. Dilansir sripoku.com, diketahui kalau pria ini rupanya sudah menjalin hubungan dengan gadis 11 tahun tersebut sejak Maret 2018. 

Asal gadis ini masih belum diketahui, sang pria rupanya merupakan salah satu sosok pemuka agama yang cukup dihormati ditempatnya tinggal. Orangtua dari sang gadis adalah seorang petani karet yang menjalin kerjasama dengan pria ini. 

Dalam foto yang beredar di dunia maya, terlihat sang gadis duduk disamping ibunya yang diduga mendukung pernikahan kontroversial ini. Tak hanya itu, keduanya bahkan diketahui menikah pada Juni 2018 ini di Thailand tanpa sepengetahuan dari kedua istri sang pria. Ya, gadis berusia 11 tahun ini jadi istri ketiga dari pria berusia 41 tahun ini. 

Akhirnya istrinya yang membawa bukti, sang pria awalnya sempat menolak dan mengklaim kalau menikahi anak-anak adalah hal yang bodoh. Syed Azmi berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. 

(World of Buzz) Istri pertama baru mendapatkan bukti pernikahan ketiga sang suami belum lama ini (Juni 2018). Sejak pernikahannya ketahuan, sang pria sempat menghilang dan memutus semua jalur komunikasi dengan kedua istrinya. Bukan hanya istrinya, anak-anaknya pun juga tahu dan kaget saat mengetahui istri ketiga ayahnya rupanya merupakan salah satu teman mereka.

Syed menuturkan kalau pernikahan ini akhirnya menimbulkan masalah, terlebih karena sang gadis masih berusia 11 tahun dan hak-haknya bisa saja tak terlindungi. Meski sadar kalau yang dinikahinya adalah seorang pria berusia 40 tahun, bocah ini tetap saja adalah seorang anak-anak yang rentan mengalami eksploitasi yang dilakukan baik oleh keluarganya maupun dari pihak sang pria. Hak-haknya sebagai seorang anak dan masa depannya juga tetap harus dilindungi. 

Dalam hukum yang berlaku di Malaysia, usia minimal bagi laki-laki adalah 18 tahun, sementara perempuan adalah 16 tahun. Jika laki-laki dan perempuannya berusia di bawah angka tersebut, mereka baru bisa menikah jika sudah mendapat izin dari pengadilan serta persetujuan dari kedua orangtua. 

Kedua orangtua gadis ini mungkin menyetujui pernikahan ini, namun fakta kalau keduanya menikah di Thailand membuktikan kalau mereka tidak mendapatkan izin dari pengadilan. Jika tetap dilakukan di Malaysia, maka pernikahan keduanya dianggap ilegal, terlebih kedua istri yang sudah lebih dulu dinikahi tidak setuju dengan pernikahan ini. 

Kasus ini membuat sebagian besar netizen di Malaysia geram. Bahkan, melalui media sosial, para netizen Malaysia mengungkapkan kekecewaannya terkait pernikahan ini.

Informasi tebaru menyebut kalau pada Kamis pagi (30/6/2018), kasus pernikahan ini sudah dilaporkan kepada JKM Gua Musang. JKM Gua Musang sudah mengirimkan petugasnya untuk menginvestigasi kasus ini. GusR-sumberBANJARMASINPOST

Membuat Geram Netizen. Seorang Kakek Nikahi Teman Anaknya Yang Masih Usia 11 Tahun

Cakrawala Online

Malaysia, Kali ini kisah Syekh Puji kembali terulang. Saat itu Syekh Puji sempat bikin heboh, karena pernikahannya dengan gadis berusia 12 tahun Lutfiana Ulfa. Apa lagi pernikahan tidak lazim ini banyak dihujat oleh netizen karena geram. 

Yakni seorang pria berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. Kabar pernikahan yang cukup kontroversial ini awalnya datang dari sosok Syed Azmi. Syed adalah salah satu warga Malaysia yang berhasil mendapatkan informasi lengkap mengenai pernikahan ini. 

Syed Azmi berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. (World of Buzz) Awalnya, semua orang langsung merasa kaget ketika dua istri dari pria ini justru mendukung suaminya untuk menikah lagi. 

Namun perlahan, setelah melakukan investigasi, terkuaklah seperti apa cerita sebenarnya dari pernikahan ini. Dilansir sripoku.com, diketahui kalau pria ini rupanya sudah menjalin hubungan dengan gadis 11 tahun tersebut sejak Maret 2018. 

Asal gadis ini masih belum diketahui, sang pria rupanya merupakan salah satu sosok pemuka agama yang cukup dihormati ditempatnya tinggal. Orangtua dari sang gadis adalah seorang petani karet yang menjalin kerjasama dengan pria ini. 

Dalam foto yang beredar di dunia maya, terlihat sang gadis duduk disamping ibunya yang diduga mendukung pernikahan kontroversial ini. Tak hanya itu, keduanya bahkan diketahui menikah pada Juni 2018 ini di Thailand tanpa sepengetahuan dari kedua istri sang pria. Ya, gadis berusia 11 tahun ini jadi istri ketiga dari pria berusia 41 tahun ini. 

Akhirnya istrinya yang membawa bukti, sang pria awalnya sempat menolak dan mengklaim kalau menikahi anak-anak adalah hal yang bodoh. Syed Azmi berusia 40 tahun menikahi bocah berusia 11 tahun. 

(World of Buzz) Istri pertama baru mendapatkan bukti pernikahan ketiga sang suami belum lama ini (Juni 2018). Sejak pernikahannya ketahuan, sang pria sempat menghilang dan memutus semua jalur komunikasi dengan kedua istrinya. Bukan hanya istrinya, anak-anaknya pun juga tahu dan kaget saat mengetahui istri ketiga ayahnya rupanya merupakan salah satu teman mereka.

Syed menuturkan kalau pernikahan ini akhirnya menimbulkan masalah, terlebih karena sang gadis masih berusia 11 tahun dan hak-haknya bisa saja tak terlindungi. Meski sadar kalau yang dinikahinya adalah seorang pria berusia 40 tahun, bocah ini tetap saja adalah seorang anak-anak yang rentan mengalami eksploitasi yang dilakukan baik oleh keluarganya maupun dari pihak sang pria. Hak-haknya sebagai seorang anak dan masa depannya juga tetap harus dilindungi. 

Dalam hukum yang berlaku di Malaysia, usia minimal bagi laki-laki adalah 18 tahun, sementara perempuan adalah 16 tahun. Jika laki-laki dan perempuannya berusia di bawah angka tersebut, mereka baru bisa menikah jika sudah mendapat izin dari pengadilan serta persetujuan dari kedua orangtua. 

Kedua orangtua gadis ini mungkin menyetujui pernikahan ini, namun fakta kalau keduanya menikah di Thailand membuktikan kalau mereka tidak mendapatkan izin dari pengadilan. Jika tetap dilakukan di Malaysia, maka pernikahan keduanya dianggap ilegal, terlebih kedua istri yang sudah lebih dulu dinikahi tidak setuju dengan pernikahan ini. 

Kasus ini membuat sebagian besar netizen di Malaysia geram. Bahkan, melalui media sosial, para netizen Malaysia mengungkapkan kekecewaannya terkait pernikahan ini.

Informasi tebaru menyebut kalau pada Kamis pagi (30/6/2018), kasus pernikahan ini sudah dilaporkan kepada JKM Gua Musang. JKM Gua Musang sudah mengirimkan petugasnya untuk menginvestigasi kasus ini. GusR-sumberBANJARMASINPOST

Tidak ada komentar