Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline, Peristiwa kebakaran terjadi di Dusun Belung Kulon, Desa Sambongbangi, Kecamatan Kradenan, Sabtu (9/8/2018). Dalam peristiwa ini, ada empat bangunan rumah milik dua warga setempat ludes terbakar. Yakni, rumah milik Pujianto (47), dan adiknya Ahmad Hariyanto (40). 

Kebakaran terjadi menjelang waktu berbuka, sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta. Dari keterangan warga, saat kejadian rumah itu dalam keadan kosong. Beberapa saat sebelumnya, Pujianto yang menjabat sebagai Kepala Dusun Belung Kulon meninggal rumah karena sedang ada perlu ke Purwodadi. Sedangkan rumah adiknya kebetulan juga dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi ke desa sebelah. 

Kebakaran diketahui warga yang sedang ngabuburit dari rumah Pujianto bagian belakang. Melihat ada kebakaran, warga berupaya melakukan pemadaman semampunya. Namun, akibat terbatasnya air, warga kesulitan untuk memadamkan api. Selain itu, banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar didalam rumah menyebabkan kobaran api cepat membesar dan menyambar rumah disebelahnya. 

Amukan si jago merah baru bisa teratasi setalah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi. Meski demikian, petugas butuh waktu cukup lama untuk bisa memadamkan api. 

Kades Sambongbangi Suharto menyatakan, setelah ada bantuan mobil pemadam kebakaran, api akhirnya bisa dipadamkam. Sebelumnya, warga sudah berupaya melakukan pemadaman tetapi cukup sulit karena apinya cepat sekali membesar. 

Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik. “Rumah kayu jati dan barang berharga yang ada didalamnya tidak berhasil diselamatkan. Tafsir kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 500 juta. Korban kebakaran adalah kakak beradik atau masih bersaudara,” katanya. Ut

Dua Rumah Kakak Beradik warga Sambongbangi Dilalap Jago Merah

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline, Peristiwa kebakaran terjadi di Dusun Belung Kulon, Desa Sambongbangi, Kecamatan Kradenan, Sabtu (9/8/2018). Dalam peristiwa ini, ada empat bangunan rumah milik dua warga setempat ludes terbakar. Yakni, rumah milik Pujianto (47), dan adiknya Ahmad Hariyanto (40). 

Kebakaran terjadi menjelang waktu berbuka, sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta. Dari keterangan warga, saat kejadian rumah itu dalam keadan kosong. Beberapa saat sebelumnya, Pujianto yang menjabat sebagai Kepala Dusun Belung Kulon meninggal rumah karena sedang ada perlu ke Purwodadi. Sedangkan rumah adiknya kebetulan juga dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi ke desa sebelah. 

Kebakaran diketahui warga yang sedang ngabuburit dari rumah Pujianto bagian belakang. Melihat ada kebakaran, warga berupaya melakukan pemadaman semampunya. Namun, akibat terbatasnya air, warga kesulitan untuk memadamkan api. Selain itu, banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar didalam rumah menyebabkan kobaran api cepat membesar dan menyambar rumah disebelahnya. 

Amukan si jago merah baru bisa teratasi setalah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi. Meski demikian, petugas butuh waktu cukup lama untuk bisa memadamkan api. 

Kades Sambongbangi Suharto menyatakan, setelah ada bantuan mobil pemadam kebakaran, api akhirnya bisa dipadamkam. Sebelumnya, warga sudah berupaya melakukan pemadaman tetapi cukup sulit karena apinya cepat sekali membesar. 

Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik. “Rumah kayu jati dan barang berharga yang ada didalamnya tidak berhasil diselamatkan. Tafsir kerugian material diperkirakan lebih dari Rp 500 juta. Korban kebakaran adalah kakak beradik atau masih bersaudara,” katanya. Ut

Tidak ada komentar