Social Items



Sukabumi, Miris jika kita dengar perilaku seorang guru ngaji yang berperilaku menyimpang. Seperti yang dilakukan oleh oknum guru ngaji berinisial MMK alias Oweng mecabu#i siswi sekolah dasar (SD). Oweng berdalih penyakit yang dideritanya itu sembuh dengan melakukan aktifitas s#ks.

Perbuatan c#bul itu diklaim sebagia terapi pengobatan penyakitnya. Akan tetapi, Oweng sama sekali tidak menyebutkan apa penyakit yang dideritanya itu sehingga bisa sembuh dengan cara melakukan perbuatan sen#noh.

Kasubag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto menjelaskan bahwa hasil pengakuan pelaku melakukan pencabu#an karena untuk mengobati penyakitnya.
"Pelaku berdalih melakukan tindakan tersebut untuk pengobatan," jelas AKP Sunarto.

Saat ditanya sakit yang diderita, pelaku hanya menjawab sedang sakit. "Tidak menjelaskan apa sakitnya, hanya mengatakan bahwa jika melakukan aktifitas se#s sembuh," jelasnya.

Seperti diketahui Oweng diamankan polisi karena melakukan tindakan pencabu#an terhadap anak di bawah umur, Minggu, 24 Juni 2018. Tindakan amoral yang dilakukan penyampai pesan agama ini sudah keterlaluan.

Ia menggunakan alas salat atau sajadah sebagai lap cairan sp#rma. Aksi pencabulan yang dilakukan warga kampung Salagadog RT 02/05 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, terhadap anak didiknya itu sejak bulan April hingga Mei lalu.

Polisi juga mengamankan celana korban, 1 buah sajadah bekas dipakai lap sp#rma, sarung dan baju pelaku. Kasus pencabu#an ini terkuak saat orang tua korban sebut saja Melati melaporkan ke polisi pada tanggal 12 Juni 2018. GusR-sumberRiaurealita

Guru Ngaji "Tancap" Muridnya, Sajadah Dipakai Lap Cairan...

Cakrawala Online


Sukabumi, Miris jika kita dengar perilaku seorang guru ngaji yang berperilaku menyimpang. Seperti yang dilakukan oleh oknum guru ngaji berinisial MMK alias Oweng mecabu#i siswi sekolah dasar (SD). Oweng berdalih penyakit yang dideritanya itu sembuh dengan melakukan aktifitas s#ks.

Perbuatan c#bul itu diklaim sebagia terapi pengobatan penyakitnya. Akan tetapi, Oweng sama sekali tidak menyebutkan apa penyakit yang dideritanya itu sehingga bisa sembuh dengan cara melakukan perbuatan sen#noh.

Kasubag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto menjelaskan bahwa hasil pengakuan pelaku melakukan pencabu#an karena untuk mengobati penyakitnya.
"Pelaku berdalih melakukan tindakan tersebut untuk pengobatan," jelas AKP Sunarto.

Saat ditanya sakit yang diderita, pelaku hanya menjawab sedang sakit. "Tidak menjelaskan apa sakitnya, hanya mengatakan bahwa jika melakukan aktifitas se#s sembuh," jelasnya.

Seperti diketahui Oweng diamankan polisi karena melakukan tindakan pencabu#an terhadap anak di bawah umur, Minggu, 24 Juni 2018. Tindakan amoral yang dilakukan penyampai pesan agama ini sudah keterlaluan.

Ia menggunakan alas salat atau sajadah sebagai lap cairan sp#rma. Aksi pencabulan yang dilakukan warga kampung Salagadog RT 02/05 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, terhadap anak didiknya itu sejak bulan April hingga Mei lalu.

Polisi juga mengamankan celana korban, 1 buah sajadah bekas dipakai lap sp#rma, sarung dan baju pelaku. Kasus pencabu#an ini terkuak saat orang tua korban sebut saja Melati melaporkan ke polisi pada tanggal 12 Juni 2018. GusR-sumberRiaurealita

Tidak ada komentar