Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline, Asrah batin adalah acara tradisi sakral. Acara ini di peringati biasanya tiap 2 tahun sekali. Dimulai dari mengumpulkan desa Karang langu untuk melakukan arak arakan ke desa Ngombak.

 Tradisi kebudayaan ini selalu diikuti oleh ratusan warga kedua desa, bahkan pengunjung luar desa, seperti halnya Ibnu Bahtiar yang berasal dari desa Tempuran-Bringin ini. Setelah semua warga berkumpul, mereka harus melakukan perjalanan sejauh 3 kilo meter melewati hutan jati. 

Dalam acara ini kedua desa mengenakan pakaian adat Jawa. Setelah rombongan desa Karang langu sampai di tepi sungai Tuntang, yang merupakan batas kedua desa tersebut, kemudian bapak-bapak menyebrangkan warga dari desa Karanglangu menggunakan gethek. 

Pada acara ritual yang terakhir, warga desa Ngombak membagikan bungkusan berisi nasi lauk yang telah disiapkan terlebih dahulu. Warga saling berebut untuk mendapatkan bingkisan tersebut. 

Karena menurut kepercayaan kedua desa, yang makan nasi berserta lauk tersebut akan mendapatkan berkah dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Profesional Jurnalist by Dani Afriyanto

Asrah Batin Sebuah Budaya Desa Yang Mampu Persatukan perbedaan...

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline, Asrah batin adalah acara tradisi sakral. Acara ini di peringati biasanya tiap 2 tahun sekali. Dimulai dari mengumpulkan desa Karang langu untuk melakukan arak arakan ke desa Ngombak.

 Tradisi kebudayaan ini selalu diikuti oleh ratusan warga kedua desa, bahkan pengunjung luar desa, seperti halnya Ibnu Bahtiar yang berasal dari desa Tempuran-Bringin ini. Setelah semua warga berkumpul, mereka harus melakukan perjalanan sejauh 3 kilo meter melewati hutan jati. 

Dalam acara ini kedua desa mengenakan pakaian adat Jawa. Setelah rombongan desa Karang langu sampai di tepi sungai Tuntang, yang merupakan batas kedua desa tersebut, kemudian bapak-bapak menyebrangkan warga dari desa Karanglangu menggunakan gethek. 

Pada acara ritual yang terakhir, warga desa Ngombak membagikan bungkusan berisi nasi lauk yang telah disiapkan terlebih dahulu. Warga saling berebut untuk mendapatkan bingkisan tersebut. 

Karena menurut kepercayaan kedua desa, yang makan nasi berserta lauk tersebut akan mendapatkan berkah dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Profesional Jurnalist by Dani Afriyanto

Tidak ada komentar