Social Items


Nabire, Biasa dikatakan biadab lelaki ini, karena telah membakar hidup-hidup seorang perempuan yang menolak disuruh ambil barang. Sebelum dibakar Sumiyati warga Nabarua, Kabupaten Nabire, Papua  ini dihajar dulu dan dipukul dengan botol. 

Ia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 87 persen setelah dibakar oleh pria berinisial DR. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/7) sekitar pukul 10.00 WIT. Saat itu, DR meminta korban untuk mengambil speaker di rumah orang tua pelaku di area Samabusa, namun ditolak. 

"Korban menolaknya karena dia baru dapat pergi mengambilnya keesokan harinya," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Sabtu malam seperti dilansir Tribunnews.com. 

Mendengar penolakan Sumiyati, pelaku pun naik pitam hingga mengambil parang dan sekop lalu mengejar korban. Korban pun berupaya lari dari kejaran pelaku ke rumah tetangga. Namun naas, sebelum korban berhasil menyelamatkan diri, DR bisa menangkap korban dan membawanya kembali ke rumah. Sesampainya di dalam rumah, DR kemudian memukul Sumi dengan botol di bagian dahi. 

Tak puas, pelaku lalu mengambil jerigen lima liter yang berisikan minyak tanah lalu menyiram korban. 

"Tersangka mengambil minyak tanah lima liter lalu disiramkan di tubuh Sumi hingga tinggal tersisa satu liter," kata Kamal. 

Setelah menyiram korban dengan minyak tanah, DR lalu mengambil korek gas yang berada di saku celananya. Pelaku kemudian menyalakan korek tersebut pada baju Sumi bagian kiri hingga api membakar tubuh korban.

 "Usai membakar korban, pelaku kemudian melarikan diri," ujar Kamal. Meski sudah terbakar, namun Sumiyati masih dapat berteriak meminta pertolongan, sehingga tetangga yang mendengarnya lalu menolong korban dan membawanya ke RSUD Nabire. 

Saat ini Sumi dirawat secara insentif karena mengalami luka bakar hingga 87 persen. "Korban yang pada saat itu berteriak minta tolong lalu diselamatkan oleh masyarakat dengan membuka baju korban lalu disiram air dan membawanya ke RSUD," tutur Kamal. Polisi tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap DR yang berada di rumah saudaranya di bawah jembatan kembar Nabarua, Kelurahan Nabarua. 

Saat ditangkap, DR tidak melakukan perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Nabire Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti yang diamankan dari pelaku antara lain: satu korek gas, jerigen minyak tanah lima liter dan satu botol jenever. Hot-sumberPoskupang

Karena Menolak, Sumiyati Dikepruk Botol Dan Dibakar Hidup-Hidup

Cakrawala Online

Nabire, Biasa dikatakan biadab lelaki ini, karena telah membakar hidup-hidup seorang perempuan yang menolak disuruh ambil barang. Sebelum dibakar Sumiyati warga Nabarua, Kabupaten Nabire, Papua  ini dihajar dulu dan dipukul dengan botol. 

Ia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 87 persen setelah dibakar oleh pria berinisial DR. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/7) sekitar pukul 10.00 WIT. Saat itu, DR meminta korban untuk mengambil speaker di rumah orang tua pelaku di area Samabusa, namun ditolak. 

"Korban menolaknya karena dia baru dapat pergi mengambilnya keesokan harinya," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Sabtu malam seperti dilansir Tribunnews.com. 

Mendengar penolakan Sumiyati, pelaku pun naik pitam hingga mengambil parang dan sekop lalu mengejar korban. Korban pun berupaya lari dari kejaran pelaku ke rumah tetangga. Namun naas, sebelum korban berhasil menyelamatkan diri, DR bisa menangkap korban dan membawanya kembali ke rumah. Sesampainya di dalam rumah, DR kemudian memukul Sumi dengan botol di bagian dahi. 

Tak puas, pelaku lalu mengambil jerigen lima liter yang berisikan minyak tanah lalu menyiram korban. 

"Tersangka mengambil minyak tanah lima liter lalu disiramkan di tubuh Sumi hingga tinggal tersisa satu liter," kata Kamal. 

Setelah menyiram korban dengan minyak tanah, DR lalu mengambil korek gas yang berada di saku celananya. Pelaku kemudian menyalakan korek tersebut pada baju Sumi bagian kiri hingga api membakar tubuh korban.

 "Usai membakar korban, pelaku kemudian melarikan diri," ujar Kamal. Meski sudah terbakar, namun Sumiyati masih dapat berteriak meminta pertolongan, sehingga tetangga yang mendengarnya lalu menolong korban dan membawanya ke RSUD Nabire. 

Saat ini Sumi dirawat secara insentif karena mengalami luka bakar hingga 87 persen. "Korban yang pada saat itu berteriak minta tolong lalu diselamatkan oleh masyarakat dengan membuka baju korban lalu disiram air dan membawanya ke RSUD," tutur Kamal. Polisi tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap DR yang berada di rumah saudaranya di bawah jembatan kembar Nabarua, Kelurahan Nabarua. 

Saat ditangkap, DR tidak melakukan perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Nabire Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Barang bukti yang diamankan dari pelaku antara lain: satu korek gas, jerigen minyak tanah lima liter dan satu botol jenever. Hot-sumberPoskupang

Tidak ada komentar