Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline, Musim panas yang membakar kawasan Purwodadi rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para penjual minuman dingin yang berjajar di sepanjang jalan. Tak terkecuali dengan minuman sari tebu hijau milik bang kumis yang berada di depan pasar Ngraji atau Templek ini. 

Minuman es sari tebu dagangan Radi atau bang kumis ini tergolong laris manis. Karena tiap hari mampu mengabiskan bahan tebu batangan 1 sampai dengan 1,5 kwintal perharinya. Bahan tebu hijau tersebut dipasok oleh bosnya yang dari Kediri Jatim. 

"Tebu hijau hanya ada di kediri mas. Kalo disini adanya tebu ireng tidak enak jika dibuat minuman kayak gini, karena tebu oreng cocoknya hanya untuk bahan gula pasir," tutur bang Kumis. 

Dia merasa beruntung dengan usahanya ini, karena setiap harinya bisa meraup keuntungan 200 ribu. Dengan mesin peras yang disewa dari bose Rp. 20 ribu perhari. 

Dia merasa nyaman, karena jika dengan memiliki mesin peras sendiri biasanya akan dipersulit pasokan bahan tebu ijonya. Bang Kumis selalu senyum manis setiap hari, karena tebunya selalu habis. Ng

Laris Manis Minuman Sari Tebu Hijau Bang Kumis

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline, Musim panas yang membakar kawasan Purwodadi rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para penjual minuman dingin yang berjajar di sepanjang jalan. Tak terkecuali dengan minuman sari tebu hijau milik bang kumis yang berada di depan pasar Ngraji atau Templek ini. 

Minuman es sari tebu dagangan Radi atau bang kumis ini tergolong laris manis. Karena tiap hari mampu mengabiskan bahan tebu batangan 1 sampai dengan 1,5 kwintal perharinya. Bahan tebu hijau tersebut dipasok oleh bosnya yang dari Kediri Jatim. 

"Tebu hijau hanya ada di kediri mas. Kalo disini adanya tebu ireng tidak enak jika dibuat minuman kayak gini, karena tebu oreng cocoknya hanya untuk bahan gula pasir," tutur bang Kumis. 

Dia merasa beruntung dengan usahanya ini, karena setiap harinya bisa meraup keuntungan 200 ribu. Dengan mesin peras yang disewa dari bose Rp. 20 ribu perhari. 

Dia merasa nyaman, karena jika dengan memiliki mesin peras sendiri biasanya akan dipersulit pasokan bahan tebu ijonya. Bang Kumis selalu senyum manis setiap hari, karena tebunya selalu habis. Ng

Tidak ada komentar