Social Items


Makasar, Kebutuhan batin memang tidak mengenal usia, meski sudah tua renta masih saja minta dicukupi. Namun akhirnya justru bisa mengantar nyawa ke alam baka. Seperti yang dialami seorang nenek di BTN Zarindah Permai, Samata, Somba Opu, Kabupaten Gowa, tewas usai berhubungan "berindehoy" dengan seorang tukang ojek online. 

Nenek berusia sekitar 65 tahun itu ialah nenek DG, ditemukan meninggal dunia dalam kontrakannya, di BTN Zarindah Permai, Jumat (7/8) malam. 


Sepeninggal nenek DC, tetangganya, Ibrahim Melo (43) bersama isterinya Siti Hasna (45) begitu jelas merekam pesan-pesan terakhir nenek penjual kopi itu. Ibrahim mengaku pesan terakhir yang akan terus diingat ialah saat nenek DC menasehati ibunya, Jawariah (78) di belakang rumahnya.

 "Ia bilang orang tua jangan selalu marah ke anak, lebih baik anak-anak ini berdosa ke kita karena kita maafkan, tapi mereka ini tidak," pesan nenek DC, ujar Ibrahim. Karena nenek DC lebih banyak menyampaikan pesan-pesan moral dan juga nasehat. Dimata keluarga Ibrahim, nenek DC adalah orang pemalu, apa-apa yang dia mau bilang selalu lewat cucunya, Nabila (6). Seperti meminta garam atau gula. 

"Jadi almarhumah ini sebenarnya orang susah, suaminya sudah meninggal, baru anak-anaknya semua kerja di daerah, ada yang di Malaysia juga," lanjutnya. 

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Ibrahim melihat nenek DC didatangi oleh seorang pengendara Ojek Online , dan kemudian masuk ke kontrakannya. Lewat pintu belakang, pengendara Ojol yang diketahui bernama Wawan, umur sekitar 35 tahun. 

Wawan masuk temui korban didalam rumah kontrakannya. Pada saat itu, Ibrahim mengaku sekitar pukul 17.30 Wita korban terlihat hendak menutup pintu belakang, tapi berselang dua jam korban dikabarkan meninggal. 

"Waktu itu cucunya (Nabila) yang datang memberi tahu neneknya sesak nafas dan katanya langsung meninggal, tapi masih ada itu Wawan dalam rumah," jelasnya. 

Setelah korban tewas, Wawan masih berada dalam rumah. Ibrahim mengaku, Wawan terlihat kebingungan dan yang bersangkutan terpaksa diamankan. GusR-sumberTribun.

Seorang Nenek Tewas Sehabis Indehoy Dengan Tukang Ojek

Cakrawala Online

Makasar, Kebutuhan batin memang tidak mengenal usia, meski sudah tua renta masih saja minta dicukupi. Namun akhirnya justru bisa mengantar nyawa ke alam baka. Seperti yang dialami seorang nenek di BTN Zarindah Permai, Samata, Somba Opu, Kabupaten Gowa, tewas usai berhubungan "berindehoy" dengan seorang tukang ojek online. 

Nenek berusia sekitar 65 tahun itu ialah nenek DG, ditemukan meninggal dunia dalam kontrakannya, di BTN Zarindah Permai, Jumat (7/8) malam. 


Sepeninggal nenek DC, tetangganya, Ibrahim Melo (43) bersama isterinya Siti Hasna (45) begitu jelas merekam pesan-pesan terakhir nenek penjual kopi itu. Ibrahim mengaku pesan terakhir yang akan terus diingat ialah saat nenek DC menasehati ibunya, Jawariah (78) di belakang rumahnya.

 "Ia bilang orang tua jangan selalu marah ke anak, lebih baik anak-anak ini berdosa ke kita karena kita maafkan, tapi mereka ini tidak," pesan nenek DC, ujar Ibrahim. Karena nenek DC lebih banyak menyampaikan pesan-pesan moral dan juga nasehat. Dimata keluarga Ibrahim, nenek DC adalah orang pemalu, apa-apa yang dia mau bilang selalu lewat cucunya, Nabila (6). Seperti meminta garam atau gula. 

"Jadi almarhumah ini sebenarnya orang susah, suaminya sudah meninggal, baru anak-anaknya semua kerja di daerah, ada yang di Malaysia juga," lanjutnya. 

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Ibrahim melihat nenek DC didatangi oleh seorang pengendara Ojek Online , dan kemudian masuk ke kontrakannya. Lewat pintu belakang, pengendara Ojol yang diketahui bernama Wawan, umur sekitar 35 tahun. 

Wawan masuk temui korban didalam rumah kontrakannya. Pada saat itu, Ibrahim mengaku sekitar pukul 17.30 Wita korban terlihat hendak menutup pintu belakang, tapi berselang dua jam korban dikabarkan meninggal. 

"Waktu itu cucunya (Nabila) yang datang memberi tahu neneknya sesak nafas dan katanya langsung meninggal, tapi masih ada itu Wawan dalam rumah," jelasnya. 

Setelah korban tewas, Wawan masih berada dalam rumah. Ibrahim mengaku, Wawan terlihat kebingungan dan yang bersangkutan terpaksa diamankan. GusR-sumberTribun.

Tidak ada komentar