Social Items


Palangkaraya, Nahas sedang menimpa seorang kakek, bernama Kornelis (74) warga Jalan Krisna Palangka Raya. Pensiunan ASN di Kabupaten Kapuas itu tewas di sebuah kafe karaoke di Jalan G Obos Ujung, Kamis (2/8) sekitar pukul 14.15 WIB. 

Tentu saja kejadian itu mengegerkan warga sekitar dan pengunjung lokasi, terlebih terjadi di siang hari. Beberapa barang bukti segera diamankan, salah satunya diduga obat kuat. Kematian yang menimpa Kornelis diduga karena serangan jantung. Terlebih di tubuh pria yang kini berprofesi sebagai petani tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

Saat meniggal, almarhum dalam keadaan berbaring sehingga awalnya dikira tertidur. Kini kasus tersebut sudah ditangani penyidik Polsek Sebangau. Jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Doris Slyvanus Palangka Raya untuk divisum. Dari saku celananya ditemukan uang tunai sekitar satu juta dan beberapa obat-obatan. Di TKP polisi juga sudah memasang garis polisi. 

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasat Reskrim AKP H Subarkah menyampaikan bahwa almarhum ditemukan dengan posisi tertelentang. Pertama-tama dikira tertidur namun setelah diperiksa ternyata sudah tidak bernyawa lagi. 

”Almarhum datang ke lokasi sendirian dan tidak diketahui maksud dan tujuannya, hanya saja ditemukan di teras bukan di dalam ruang,” ujarnya. 

Subarkah menyebutkan beberapa barang bukti yang diamankan, yakni berupa uang tunai dan obat-obatan ditemukan disaku celana almarhum. Sedangkan dari tubuhnya juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

“Di KTP warga Sungai Hanyu, ditemukan posisi tertentang, yang melihat pertama pemilik karaoke. Jadi almarhum tewas diduga karena sakit,” pungkasnya di lokasi kejadian. 

Sementara itu, warga setempat Herdius mengatakan bahwa Kornelis memang seorang diri datang di lokasi. Ia pun baru pertama kali melihatnya dan ketika ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. 

”Yang melihat pertama adalah pemilik bangunan Era (45), jadi sudah tidak bernyawa didepan teras dan memang bangunan ini karaoke, tetapi bukanya malam bukan siang hari,” ujarnya. 

Herdius menerangkan saat diperiksa di saku celana dan barang bawaannya memang ditemukan obat kuat dan obat-obatan lain. Namun dirinya tidak mengetahui apakah itu sudah digunakan apa belum. 

”Pokoknya dia ditemukan sudah tidak bernyawa dan tidak ada penganiayaan atau kekerasan yang terjadi. Kita sudah melihat korban dalam keadaan tertelentang dan tidak bergerak, jadi secara rincinya tidak tahu,” pungkasnya. 

Sementara itu, kerabat almarhum menerangkan Kornelis merupakan pensiunan ASN dari Kabupaten Kapuas. Almarhum ber-KTP di Sei Hanyu namun tinggal bersama keluarganya di Jalan Krisna Palangka Raya. GusR-sumberProkal

Seorang Kakek Berusia 74 Tahun Tewas Di Kafe Karaoke

Cakrawala Online

Palangkaraya, Nahas sedang menimpa seorang kakek, bernama Kornelis (74) warga Jalan Krisna Palangka Raya. Pensiunan ASN di Kabupaten Kapuas itu tewas di sebuah kafe karaoke di Jalan G Obos Ujung, Kamis (2/8) sekitar pukul 14.15 WIB. 

Tentu saja kejadian itu mengegerkan warga sekitar dan pengunjung lokasi, terlebih terjadi di siang hari. Beberapa barang bukti segera diamankan, salah satunya diduga obat kuat. Kematian yang menimpa Kornelis diduga karena serangan jantung. Terlebih di tubuh pria yang kini berprofesi sebagai petani tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

Saat meniggal, almarhum dalam keadaan berbaring sehingga awalnya dikira tertidur. Kini kasus tersebut sudah ditangani penyidik Polsek Sebangau. Jenazah korban sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Doris Slyvanus Palangka Raya untuk divisum. Dari saku celananya ditemukan uang tunai sekitar satu juta dan beberapa obat-obatan. Di TKP polisi juga sudah memasang garis polisi. 

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasat Reskrim AKP H Subarkah menyampaikan bahwa almarhum ditemukan dengan posisi tertelentang. Pertama-tama dikira tertidur namun setelah diperiksa ternyata sudah tidak bernyawa lagi. 

”Almarhum datang ke lokasi sendirian dan tidak diketahui maksud dan tujuannya, hanya saja ditemukan di teras bukan di dalam ruang,” ujarnya. 

Subarkah menyebutkan beberapa barang bukti yang diamankan, yakni berupa uang tunai dan obat-obatan ditemukan disaku celana almarhum. Sedangkan dari tubuhnya juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

“Di KTP warga Sungai Hanyu, ditemukan posisi tertentang, yang melihat pertama pemilik karaoke. Jadi almarhum tewas diduga karena sakit,” pungkasnya di lokasi kejadian. 

Sementara itu, warga setempat Herdius mengatakan bahwa Kornelis memang seorang diri datang di lokasi. Ia pun baru pertama kali melihatnya dan ketika ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. 

”Yang melihat pertama adalah pemilik bangunan Era (45), jadi sudah tidak bernyawa didepan teras dan memang bangunan ini karaoke, tetapi bukanya malam bukan siang hari,” ujarnya. 

Herdius menerangkan saat diperiksa di saku celana dan barang bawaannya memang ditemukan obat kuat dan obat-obatan lain. Namun dirinya tidak mengetahui apakah itu sudah digunakan apa belum. 

”Pokoknya dia ditemukan sudah tidak bernyawa dan tidak ada penganiayaan atau kekerasan yang terjadi. Kita sudah melihat korban dalam keadaan tertelentang dan tidak bergerak, jadi secara rincinya tidak tahu,” pungkasnya. 

Sementara itu, kerabat almarhum menerangkan Kornelis merupakan pensiunan ASN dari Kabupaten Kapuas. Almarhum ber-KTP di Sei Hanyu namun tinggal bersama keluarganya di Jalan Krisna Palangka Raya. GusR-sumberProkal

Tidak ada komentar